Apa itu pekerjaan checker pada perusahaan pertambangan batubara



Apa sih pekerjaan checker itu ?

Salah satu pekerjaan yang tersedia di perusahaan pertambangan adalah checker. Peran seorang checker pada proses pertambangan sangatlah penting. Jika tidak ada seorang checker maka progress kegiatan penambangan yang di lakukan menjadi tidak di akurat.

Lalu apa sih checker itu ?

Checker adalah suatu pekerjaan yang di lakukan hanya mencatat setiap truck yang melintas membawa material. Material yang di maksud adalah soil, over burden maupun batubara.

Tujuan dilakukan pencatatan manual adalah sebagai pembanding dengan data yang di hasilkan oleh alat penimbang otomatis maupun yang di lakukan oleh survey nantinya.


Lalu apa sih kriteria menjadi seorang checker di perusahaan pertambangan ?

Untuk menjadi checker tidak perlu harus sarjana, tidak juga harus memiliki sertifikat ataupun pengalaman. Pekerjaan ini tergolong mudah dan hanya di perlukan ketelitian dalam mencatat.

Pada umumnya perusahaan biasanya mencari karyawan seorang checker dengan kriteria:

Memiliki ijazah setidaknya SMA sederajat

Memiliki tulisan yang baik

Cermat dan teliti

Tidak buta warna atau tidak memiliki masalah pada penglihatan


Hanya dengan syarat seperti itu anda bisa bekerja pada perusahaan pertambangan khususnya batubara.

Lalu apa uraian kegiatan seorang checker ?

Kita sudah mengetahui pekerjaan utama checker adalah mencatat ritase setiap dump truck yang membawa material. Oleh karena itu uraian pekerjaannya bisa di susun seperti berikut ini :

Mencatat setiap dump truck atau HD yang mengangkut material top soil ke disposal soil

Mencatat setiap dump truck atau HD yang mengangkut material over burden ke disposal. Material over burden adalah semua material yang bukan batubara dan soil, seperti batuan pasir, batuan lempung maupun siltstone semua termasuk material over burden. 

Mencatat setiap dump truck atau HD yang mengangkut batubara dari coal getting ke jetty atau pelabuhan.

Teliti dalam membedakan soil, over burden atau batubara.

Bertanggung jawab atas data yang di dapatkan.

Selalu menanyakan operator apabila ragu dalam menentukan jenis material yang di angkut.

Memberikan data yang di lakukan kepada formen

Menjumlah semua ritase di setiap akhir shift

Melaporkan kepada formen jika mendapatkan ritase yang tidak normal.


Dari uraian pekerjaan diatas dapat di simpulkan bahwa tidak terlalu sulit bukan untuk menjadi checker. Hanya yang paling diperhatikan adalah ketelitian dalam melihat material dan nomer lambung dump truck.

Apa yang terjadi jika checker membuat kesalahan dalam mencatat jumlah ritase setiap dump truck atau HD ?

Jika terjadi kesalahan maka akan berpengaruh pada proggres harian. Selain itu kontraktor yang pendapatannya dari hasil jumlah tonase akan berpengaruh karena penghitungan yang tidak akurat. Meskipun ada data dari penghitungan survey akan tetapi data dari penghitungan manual dari checker juga sangat di perlukan.

Hasil penghitungan checker juga dapat di jadikan sebagai acuan untuk memberikan bonus kepada driver dump truck yang mendapatkan jumlah ritase terbanyak.

Nah yang tidak kalah penting adalah penghitungan coal getting menuju jetty karena ini berhubungan pada produksi batubara yang di peroleh oleh kontraktor. 


Yang harus di perhatikan juga oleh seorang checker adalah material yang di angkut. Karena pembayaran pada kontraktor bergantung pada jarak yang di tempuh.

Biasanya houling batubara lebih jauh karena tergantung jarak tempat coal getting dengan pelabuhan dan sudah pasti pembayaran pada kontraktor lebih mahal. Sedangkan material seperti over burden dengan top soil relatif lebih murah karena jarak penambangan dengan disposal yang dekat.


Oke sobat, itulah tadi pengertian checker pada perusahaan pertambangan. Kali ini sudah tidak penasaran lagi kan.